JALAN SALIB PRAPASKA 2026

KEUSKUPAN SURABAYA

Logo

Perhentian 12
YESUS WAFAT DI ATAS SALIB

Perhentian 12

P: Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu.

U: Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia.

P: Setelah tergantung di atas kayu salib kurang lebih tiga jam lamanya. Yesus berseru dengan suara nyaring: "Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku." Dan setelah berkata demikian Yesus wafat.

(hening dan berlutut)

Yesus rela mengorbankan hidup-Nya demi cinta kepada murid-Nya. Ia membuktikan kata-kata yang diucapkan di hadapan para murid: "Tak ada kasih yang lebih besar daripada kasih seorang yang menyerahkan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya." Cinta sejati selalu menyerahkan, bahkan rela memberikan seluruh hidupnya bukan sebaliknya yang selalu meminta dan menuntut.

U: Tuhan Yesus yang Maha Kasih, dalam keheningan di puncak Golgota, Engkau menyerahkan hidupMu agar kami yang masih berdosa memperoleh kehidupan abadi bersama Allah, BapaMu. Berilah kekuatan ilahiMu sehingga umat paroki kami semakin tergerak untuk selalu memberi daripada menuntut orang lain. Semoga di ujung hidup kami, bersamaMu, kami dapat menyerahkan diri dengan berseru: Ya Bapa, ke dalam tanganMu, kuserahkan nyawaku. Demi kemuliaan namaMu, kini dan sepanjang masa.

U: Amin.

P: Tuhan, kasihanilah kami.

U: Allah, kasihanilah kami, orang berdosa ini.

Biji mati menghasilkan
buah yang berkelimpahan,
wafat-Mu menghidupkan.
 


Kembali ke halaman sebelumnya


PDI UKWMS Kampus Kota Madiun