Perhentian 11
YESUS DISALIBKAN
P: Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur
kepada-Mu.
U: Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia.
P: Tangan dan kaki Yesus dipaku di atas kayu salib secara keji.
Lalu salib didirikan. Ketika Ia haus dan ingin minum, cuka asam yang
diberikan kepada-Nya. Tidak cukup sampai disitu. Bahkan Yesus dihujat:
"Hai Engkau yang mau merubuhkan Bait Suci dan mau membangun kembali
dalam waktu tiga hari, sekarang selamatkanlah diri-Mu! Jika Engkau Anak
Allah, turunlah dari salib!" Disakiti, dihina, dihujat, hati Yesus tidak
terluka, tetapi justru melimpahkan pengampunan: "Ya Bapa, ampunilah
mereka, karena mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat". Pengampunan
Yesus membuka masa depan manusia akan kehidupan abadi bersama Allah.
(hening sejenak)
U: Tuhan Yesus yang Maha Kasih, meski mengalami penderitaan fisik
yang demikian berat dan penghinaan yang tak terperikan, Engkau tetap
mengalirkan belas kasih pengampunan. Limpahilah kami rahmatMu, sehingga
kami menjadi murid-muridMu yang memiliki kerendahan hati untuk memohon
ampun kepada sesama dan murah hati dalam memberikan pengampunan.
Jadikanlah keluarga kami, Lingkungan dan Stasi kami sebagai keluarga
yang mengembangkan budaya belas kasih pengampunan di tengah masyarakat,
demi kemuliaan namaMu, kini dan sepanjang masa.
U: Amin.
P: Tuhan, kasihanilah kami.
U: Allah, kasihanilah kami, orang berdosa ini.
Dari salib Kau melihat
tak terbilang yang menghujat
berapakah yang taat.
PDI UKWMS
Kampus Kota Madiun