Perhentian 2
YESUS MEMANGGUL SALIB
P: Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur
kepada-Mu
U: Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia
P: Setelah hukuman mati dijatuhkan, Yesus diserahkan kepada orang-orang
yang dikuasai kebencian, kemarahan dan kekerasan. Dengan emosi yang
menyala-nyala, mereka menyeret Yesus dan meletakkan salib besar di
bahu-Nya. Karena ketulusan Cinta-Nya, Yesus menerima semuanya itu dengan
rela. Sepatah kata keluhan pun tidak keluar dari Hatinya dan terucap
dari bibir-Nya. Cinta-Nya memberikan keteguhan untuk menerima dengan
tulus perlakuan yang sangat tidak adil dan menyakitkan.
(hening sejenak)
U: Tuhan Yesus yang Maha Kasih, kami bersyukur kepada-Mu, di
tengah meluapnya emosi kebencian dan kemarahan banyak orang, Engkau
tetap teguh dengan Cinta IlahiMu yang tanpa mengeluh. Kami mohon,
anugerahilah kami ketulusan Cinta ilahiMu, agar kami tidak mudah
mengeluh dan menyalahkan orang lain dalam perjuangan mendewasakan paroki
kami. Demi kemuliaan namaMu, sepanjang masa. Amin.
U: Amin.
P: Tuhan, kasihanilah kami
U: Allah, kasihanilah kami, orang berdosa ini
Salib berat dipanggul-Nya
agar kita ikuti-Nya
memikul salib kita
PDI UKWMS
Kampus Kota Madiun