PENUTUP
P: Saudara-saudara terkasih, Walaupun dalam rupa Allah, Yesus tidak
menganggap kesetaraan itu sebagai milik yang harus dipertahankan.
Sebaliknya, Ia mengosongkan diri-Nya, mengambil rupa hamba, dan menjadi sama
dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia merendahkan diri dan
taat sampai mati, bahkan mati di salib. Itulah sebabnya Allah sangat
meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya Nama yang mengatasi segala
nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lututlah segala yang ada di langit,
yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku:
Yesus Kristus adalah Tuhan, untuk kemuliaan Allah
Bapa.

DOA PENUTUP
U: Tuhan Yesus yang Maha Kasih, kami telah mengikuti perjalanan
cintaMu melalui jalan salib yang membuahkan keselamatan jiwa kami. Dalam
mengikuti perjalanan cintaMu ini, kami juga merenungkan kembali jati diri
sebagai murid-muridMu yang Kau satukan dalam Gereja paroki. Berkatilah
pertobatan kami sehingga menghasilkan buah-buah yang mendewasakan paroki
kami. Semoga kekuatan CintaMu menggerakkan kami agar berani berkurban untuk
semakin menguatkan relasi iman kami satu sama lain dalam keluarga,
Lingkungan dan Stasi sehingga kami dapat melaksanakan perutusan kami sebagai
saksi-saksi CintaMu di tengah masyarakat, demi kemuliaan namaMu, kini dan
sepanjang masa, Amin.
PDI UKWMS
Kampus Kota Madiun